Prestasi
Membanggakan ! Yeci Acsel Pakpahan Raih 3 Emas di PEPARNAS XVII, Momen Bersejarah di Hari Jadi Kota Lubuklinggau ke-23
Dipublikasikan oleh Admin Prodi TI UNPARI
Kabar gembira datang dari Yeci Acsel Pakpahan, mahasiswa Universitas Silampari Kota Lubuklinggau (Unpari) Program Studi Teknologi Informasi yang mewakili Provinsi Sumatera Selatan. Dalam gelaran Pekan Paralimpik Nasional (PEPARNAS) XVII di Solo, Jawa Tengah, Yeci berhasil mengharumkan nama Lubuklinggau dengan meraih tiga medali emas. Prestasi ini bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kota Lubuklinggau yang ke-23, menjadikannya sebagai momen kebanggaan ganda bagi masyarakat kota ini.
Yeci berhasil menyabet dua medali emas dalam cabang olahraga catur cepat, yaitu satu emas di kategori perorangan dan satu emas di kategori beregu. Tidak hanya itu, ia juga mengamankan satu emas tambahan di kategori beregu catur standar. Keberhasilan ini mengukuhkan Yeci sebagai atlet difabel berprestasi di ajang olahraga nasional yang diikuti ratusan atlet dari seluruh Indonesia.
Prestasi Yeci juga menjadi simbol semangat dan daya juang para atlet difabel, yang meskipun memiliki latar belakang berbeda dengan atlet pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menginspirasi generasi muda di seluruh Indonesia, terutama di Lubuklinggau.
Pencapaian ini sekaligus menjadi kado istimewa bagi Kota Lubuklinggau yang tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-23 tahun.
Selamat Yeci Acsel !
Kabar gembira datang dari Yeci Acsel Pakpahan, mahasiswa Universitas Silampari Kota Lubuklinggau (Unpari) Program Studi Teknologi Informasi yang mewakili Provinsi Sumatera Selatan. Dalam gelaran Pekan Paralimpik Nasional (PEPARNAS) XVII di Solo, Jawa Tengah, Yeci berhasil mengharumkan nama Lubuklinggau dengan meraih tiga medali emas. Prestasi ini bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kota Lubuklinggau yang ke-23, menjadikannya sebagai momen kebanggaan ganda bagi masyarakat kota ini.
Yeci berhasil menyabet dua medali emas dalam cabang olahraga catur cepat, yaitu satu emas di kategori perorangan dan satu emas di kategori beregu. Tidak hanya itu, ia juga mengamankan satu emas tambahan di kategori beregu catur standar. Keberhasilan ini mengukuhkan Yeci sebagai atlet difabel berprestasi di ajang olahraga nasional yang diikuti ratusan atlet dari seluruh Indonesia.
Prestasi Yeci juga menjadi simbol semangat dan daya juang para atlet difabel, yang meskipun memiliki latar belakang berbeda dengan atlet pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menginspirasi generasi muda di seluruh Indonesia, terutama di Lubuklinggau.
Pencapaian ini sekaligus menjadi kado istimewa bagi Kota Lubuklinggau yang tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-23 tahun.
Selamat Yeci Acsel !